2026-11-04
Striae Kehamilan: Bisakah Dicegah Sebelum Muncul? Panduan Lengkap Perawatan Striae Setelah Terbentuk
Panduan lengkap striae saat hamil: cara mencegah, waktu terbaik merawat striae merah, perawatan setelah melahirkan, serta jawaban atas pertanyaan umum.


Halo, ini Klinik Dermatologi DM👶✨
Perubahan kulit yang paling sering ditanyakan selama kehamilan
adalah soal perawatan striae dan kapan waktu terbaiknya.
Hari ini kami akan membahas striae yang banyak dipertanyakan para calon ibu,
serta masa ketika perawatan masih bisa dilakukan. Simak penjelasannya!
-> Untuk artikel perawatan masalah kulit saat hamil seperti flek hitam dan jerawat, klik di sini..!
Keluhan kulit yang paling umum selama hamil: ‘striae’

Selama hamil, berat badan naik dengan cepat dan perut makin membesar,
sehingga kulit meregang dengan cepat.
Akibatnya, lapisan dermis kulit bisa rusak,
dan striae (stretch mark) pun mudah muncul.
Striae paling sering muncul di area yang membutuhkan elastisitas,
seperti perut, dada, paha, dan bokong.
Banyak yang bertanya, “Apakah semua orang pasti mengalami striae?”
Sebenarnya, striae sangat dipengaruhi faktor genetik,
dan perbedaannya antarindividu cukup besar tergantung elastisitas dan kondisi tubuh.
Namun, satu hal yang pasti: striae yang sudah terbentuk
sulit hilang sepenuhnya secara alami.
Kapan waktu paling efektif untuk merawat striae?

Yang paling penting adalah memulai perawatan
saat striae masih dalam fase awal berwarna merah!
Saat striae pertama kali muncul, warnanya merah atau keunguan,
lalu seiring waktu berubah menjadi putih atau keperakan.
Justru pada fase “striae merah” inilah perawatan sebaiknya dimulai
agar hasil terapi laser atau terapi regenerasi bisa dimaksimalkan.
Bukan berarti selama hamil perawatan harus selalu ditunda.
Dengan konsultasi dokter spesialis kulit,
beberapa perawatan tetap bisa dilakukan selama tidak berdampak pada janin.
Misalnya, laser yang merangsang regenerasi kulit, suntik mulgwang (hidrasi kulit),
atau perawatan untuk menenangkan kulit, bisa dilakukan tergantung waktu dan kondisi.
Bagaimana membagi waktu perawatan selama hamil dan setelah melahirkan?

Saat striae tampak merah selama hamil
→ Setelah konsultasi dengan ahli, perawatan yang menenangkan atau berfokus pada regenerasi kulit bisa dilakukan
Setelah melahirkan dan kondisi kulit sudah stabil
→ Perawatan laser dan perbaikan pigmen secara menyeluruh bisa dimulai
Jika setelah melahirkan warna striae masih gelap
atau berbeda jauh dengan kulit di sekitarnya,
tone kulit bisa dikembalikan dengan laser fraksional atau prosedur perbaikan pigmen.
Pencegahan juga penting! Kebiasaan sehari-hari untuk mengurangi striae

Jangan lupa pelembap!
Oleskan pelembap yang cukup di perut, paha, dan dada minimal 2–3 kali sehari
Hindari kenaikan berat badan yang terlalu cepat
Menaikkan berat badan secara perlahan lebih efektif untuk mengurangi beban pada kulit
Hindari scrub berlebihan!
Kurangi iritasi kulit dan jaga rutinitas perawatan yang berfokus pada menenangkan kulit
Striae adalah jejak kehamilan,
sekaligus jejak indah dari seorang ibu yang sedang mengandung buah hatinya.
Namun, jika dicegah sejak dini dan dirawat pada waktu yang tepat,
kulit bisa pulih menjadi lebih alami dan sehat.
Jika Anda penasaran dengan perubahan kulit selama hamil
atau masih bingung menentukan waktu perawatan striae,
silakan datang ke Klinik Dermatologi DM dan berkonsultasi dengan dokter spesialis.
Kesehatan ibu dan bayi adalah prioritas utama kami 💗
📞 Konsultasi dan reservasi: 02-3445-0803
📍 Saluran KakaoTalk @디엠피부과의원

Masalah striae selama hamil?
Atasi di Klinik Dermatologi DM,
100 m dari Pintu Keluar 5 Stasiun Apgujeong, lantai 4 Twosome Place!
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah striae tetap bisa dirawat selama hamil?
Ya, beberapa perawatan tetap bisa dilakukan dengan konsultasi dokter spesialis. Kami menjelaskan bahwa perawatan tidak selalu harus ditunda hanya karena sedang hamil, asalkan dilakukan dalam batas yang tidak berdampak pada janin. Laser yang merangsang regenerasi kulit, suntik mulgwang, dan perawatan untuk menenangkan kulit disebutkan dapat dilakukan tergantung waktu dan kondisi.
Kapan waktu paling efektif untuk merawat striae?
Perawatan paling efektif dimulai saat striae masih dalam fase awal berwarna merah. Striae awalnya tampak merah atau keunguan, lalu seiring waktu berubah menjadi putih atau keperakan. Dimulai pada fase merah inilah hasil terapi laser atau terapi regenerasi bisa dimaksimalkan.
Kapan perawatan striae setelah melahirkan bisa dimulai?
Kami menjelaskan bahwa perawatan laser dan perbaikan pigmen secara menyeluruh dilakukan setelah kondisi kulit stabil pascamelahirkan. Jika setelah melahirkan warna striae masih gelap atau berbeda jauh dengan kulit di sekitarnya, tone kulit bisa dikembalikan dengan laser fraksional atau prosedur perbaikan pigmen.
Apakah striae bisa dicegah sebelum muncul?
Kebiasaan sehari-hari dapat membantu mengurangi striae, misalnya dengan mengoleskan pelembap yang cukup ke perut, paha, dan dada minimal 2–3 kali sehari, serta menaikkan berat badan secara bertahap. Kami juga menyarankan untuk menghindari scrub berlebihan dan menjaga rutinitas perawatan yang berfokus pada menenangkan kulit. Namun, striae tetap berbeda-beda pada tiap orang tergantung faktor genetik dan elastisitas kulit.
Apakah semua orang pasti mengalami striae?
Kemunculan striae sangat bervariasi antarindividu, tergantung faktor genetik, elastisitas kulit, dan kondisi tubuh. Striae mudah muncul ketika berat badan naik cepat dan kulit meregang selama hamil hingga lapisan dermis rusak. Striae yang sudah terbentuk juga sulit hilang sepenuhnya secara alami.